|
Televisi VS Bayi dan Balita |
|
Artikel
|
Sering menghabiskan waktu luang dengan mengajak bayi/balita Anda menonton televisi...?? Coba baca dulu aturan di bawah ini....
- Usahakan Tidak menonton televisi sama sekal, terutama pada usia di bawah satu tahun. Tekankan pada pengasuh atau penjaga untuk tidak menyalakan televisi saat bersama si kecil. Jangan lupa untuk meletakkan televisi di ruang tersendiri
- Tentukan jam tayang. Misalnya setengah jam di sore hari. Biarkan anak terbiasa dengan “ waktu televisi “ hal ini akan membuatnya terbiasa dengan peraturan.
- Tentukan jenis tontonan. Orang tua harus memutuskan jenis tontonan yang boleh di konsumsi anak. Perkaya diri dengan informasi tentang jenis tontonan yang aman unruk mereka
- Menjadi penonton aktif. Cari program yang memicu keinginantahuan tentang bagaimana sesuatu bekerja dan bagaimana sesuatu terlihat. Untuk bayi dan batita yang belum memiliki kapasitas kognitif untuk menganalisa program ajak mereka berbicara tentang apa yang mereka lihat dan dengar saat menonton.
- Biarkan jika si kecil rewel saat televisi dimatikan alihkan perhatiannya pada aktivitas mengasikkan lainnya.
- Jangan menyalakan televisi sebgai latar belakang saat sikecil bermain. Hal ini akan membuat anak mudah kembali ke televisi dan merasa kehilangan saat televisi dimatikan.
- Orang tua harus menyediakan waktu dan memikirkan jenis permainan yang dapat dilakukan untuk mengalihkan anak dari televisi. Berbicara,bermain,games,memeluk dan bentuk laindari sosialisasi adalah salah satu bagian penting dalam perkembangan anak.
- Jangan egois dengan mengajak anak menonton tayangan yang disukai orangtua.
- Punya sedikit alasan untuk menonton televisi. Nyalakan televisi hanya saat ingin menonton sesuatu dan matikan saat program selesai. ini salah satu cara membantu anak memahami bahwa televisi dapat menjadi sumber informasi dan hiburan untuknya. Anda dapat mengatakan “ acara sudah selesai, saatnya melakukan aktivitas lainnya “.
- Punya banyak alasan untuk mematikan televisi. Ajarkan anak bahwa dia memiliki kontrol untuk menonton televisi. Bantu dia untuk mengetahui banyak alasan bagus untuk mematikan televisi seperti bebicara dengan orang lain, bermain di luar, jungkir balik, bernyanyi, menggambar, dan lainnya. Alasan-alsan ini bisa datang dari karakter yang di lihatnya di televisi. Ambil contoh dan lanjutkan dengan melakukan aktivitas baru.
Sumber: inspired kids
issue 53-Oktober 2009
|