Konsultasi Psikolog

internet_48.pngPara psikolog yang berpengalaman siap membantu keluarga dengan konsultasi psikologi untuk anak, remaja, dan keluarga.
selengkapnya...

Terapi Anak & Remaja

mydocuments_48.pngBeragam jenis terapi dari KANCIL untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, dirancang sesuai kebutuhan. 
selengkapnya ...

Pengayaan Anak & Remaja

mypc_48.pngKANCIL menyediakan layanan pengayaan (enrichment) anak melalui berbagai kegiatan yang dirancang secara profesional.
selengkapnya ...
 

Pendaftaran Acara

Ada Pertanyaan?

Jika Anda memiliki pertanyaan, Anda dapat mengirimkan email kepada kami

Kontak KANCIL

Bisa Memilih

Ajukan dua pilihan padanya, maka ia akan antusias menimbang-nimbang pilihannya.

Coba minta si 1 tahun memilih satu di antara dua hal, misalnya, “Mau makan ayam atau ikan?” Atau, “Mau main di luar atau di dalam kamar?” Anak yang cerdas akan antusias menimbang-nimbang pilihannya.

Belajar memahami dirinya

Perkembangan kemampuan kognitif si kecil, terutama ingatannya, membuatnya mampu merasakan atau menimbang-nimbang sekitarnya. Secara sederhana ia mulai belajar sebab-akibat lewat pengulangan-pengulangan. Maka ia makin paham hal-hal apa saja yang disukainya maupun yang membuatnya senang atau tidak senang.

Dari sini, di usia 18 bulan, anak mulai dapat memilih salah satu di antara dua pilihan. Terkadang ia memang masih terlihat bingung atau asal tunjuk salah satu pilihan tanpa tahu dasar pertimbangannya. Ya, begitulah cara si 1 tahun belajar memahami diri sendiri, apa yang ia inginkan atau butuhkan.

Pedoman membimbing

Selanjutnya, anda mulai bisa mengajarkan anak memilih dan bertanggung jawab atas pilihannya. Namun untuk menuju target tersebut, ada beberapa pedoman, antara lain :

  • Jangan berikan pilihan terbuka. Misalnya, menanyakan apa yang ingin mereka makan, karena anak-anak usia ini masih sulit membayangkan apa keinginan mereka tanpa contoh kongkret.

  • Berikan pilihan yang tidak membahayakan anak. Misalnya, sebaiknya ajukan pilihan makanan sehat.

  • Berikan pilihan yang tidak memberatkan si kecil menanggung konsekuensi pilihannya. Misalnya, hindari permintaan memilih antara ibu dan ayahnya. Tentu saja ia bingung!

  • Batasi tawaran anda untuk memilih dalam jangka waktu sehari, hanya sekali atau dua kali. Jangan terlalu sering memberikan tawaran pilihan karena justru dapat membingungkannya. (AB)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Jadwal

Tidak ada jadwal

Polls

Perkembangan anak-anak saya....