Konsultasi Psikolog

internet_48.pngPara psikolog yang berpengalaman siap membantu keluarga dengan konsultasi psikologi untuk anak, remaja, dan keluarga.
selengkapnya...

Terapi Anak & Remaja

mydocuments_48.pngBeragam jenis terapi dari KANCIL untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, dirancang sesuai kebutuhan. 
selengkapnya ...

Pengayaan Anak & Remaja

mypc_48.pngKANCIL menyediakan layanan pengayaan (enrichment) anak melalui berbagai kegiatan yang dirancang secara profesional.
selengkapnya ...
 

Pendaftaran Acara

Ada Pertanyaan?

Jika Anda memiliki pertanyaan, Anda dapat mengirimkan email kepada kami

Kontak KANCIL

Berbagi Cerita

Temannya terus bertambah, dan si kecil antusias menceritakan berbagi hal pada teman.

Sepulang sekolah sesekali ia membawa benda yang bukan miliknya. Katanya, “Temanku minjamin Bu! Besok dikembalikan.” Tak hanya berbagi benda–benda atau mainan, si kecil juga berbagi cerita.

Saling Mengerti

Berteman dalam pengertian yang sesungguhnya, terjadi di usia ini. Di sekolah, anak–anak memasuki arena yang mendorong mereka untuk saling bekerja sama. Di sana ada berbagi aturan sosial seperti berbagi, timbal balik, bermain secara fair dan memberi kesempatan teman bicara tanpa menginterupsi. Semua itu dipelajari di kelas maupun sambil bermain bersama.

Adalah bagus jika ia pernah bercerita tentang si A di tegur guru karena tidak mau berbagi. Atau, ia sendiri disebut pelit karena tak mau meminjamkan pensil warnanya. Si kecil mulai cakap menceritakan apa yang ia alami dan apa yang ia lihat. Ia bahkan sudah bisa memberikan penilaian atas suatu kejadian, menurut sudut pandang.

Didukung kemampuan bicara yang baik, si 5 tahun kini lebih mudah berteman, meski teman dekatnya hanya bertahan satu minggu. Minggu ini dan minggu depan teman dekatnya beda, karena mereka memang belum siap bersahabat. Dari pertemanan yang singkat ini, anak belajar berbagi, termasuk berbagi cerita. Ia bisa saling meminjam jepit rambut, pita atau penghapus pinsil. Lain waktu ia bercerita tentang anjingnya hilang.

Kadang–Kadang Kecewa

Bisa jadi timbal balik yang diharapkan dari teman tak mendapat tanggapan. Teman yang tak mau berbagi membuat anak jengkel dan mulai mengeluarkan uneg–unegnya pada Anda. Di saat ini Anda punya kesempatan membimbingnya untuk :

  • Dengan empati menjelaskan bahwa untuk tidak pelit memang sulit, karena menyangkut hak milik yang diserahkan pada orang lain dalam waktu tertentu.

  • Tidak menjelekkan teman anak, agar si kecil Anda tidak berperilaku buruk terhadap teman yang membuatnya kesal.

  • Membantu anak menghadapi temannya dengan cerdik. Misalnya, terhadap teman yang luar biasa pelit, jangan pinjamkan apapun padanya. (AB)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Jadwal

Tidak ada jadwal

Polls

Perkembangan anak-anak saya....