Konsultasi Psikolog

internet_48.pngPara psikolog yang berpengalaman siap membantu keluarga dengan konsultasi psikologi untuk anak, remaja, dan keluarga.
selengkapnya...

Terapi Anak & Remaja

mydocuments_48.pngBeragam jenis terapi dari KANCIL untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, dirancang sesuai kebutuhan. 
selengkapnya ...

Pengayaan Anak & Remaja

mypc_48.pngKANCIL menyediakan layanan pengayaan (enrichment) anak melalui berbagai kegiatan yang dirancang secara profesional.
selengkapnya ...
 

Pendaftaran Acara

Ada Pertanyaan?

Jika Anda memiliki pertanyaan, Anda dapat mengirimkan email kepada kami

Kontak KANCIL

Tata Krama itu Penting

Kini waktunya untuk menunjukkan si kecil pentingnya bersikap manis.

Sulit mengetahui bagaimana seharusnya seorang anak usia prasekolah bersikap sopan. Lagipula, perilaku anak kecil yang “kabur” dari meja makan begitu dia selesai bersantap tampaknya hal yang umum terjadi. Atau, lupa mengucapkan terima kasih saat keluarga teman datang berkunjung dan membawakannya hadiah yang tidak disangka-sangka.

“Sementara bagi anak prasekolah adalah wajar jika masih bersikap terpusat kepada dirinya sendiri, mengajarkan tata krama akan mengingatkan mereka bahwa orang lain di dunia ini penting dan berhak untuk dihormati,” kata Kathy High-Pasek, PhD, guru besar psikologi di Temple University, Philadelphia.

PERILAKU TERBAIK

Bersikap Baik

Di sekolah dan taman bermain, bergiliran, berbagi dan bersikap bersahabat dengan anak lain adalah hukum yang diterapkan.

Cara membantunya Tunjukkan orang lain yang memerlihatkan perilaku yang Anda ingin dilihat si kecil, kata Jodi Stoner, PhD, psikoterapis klinis dan penulis Good Manners Are Contagious. Jika Anda membuat si kecil menyadari orang lain melakukan kebaikan, dia akan mulai mengidentifikasikannya dengan tindakan yang Anda tunjukkan.

Anak-anak usia ini masih posesif, jadi mendorongnya untuk berbagi bisa menjadi hal sulit. Butuh waktu baginya untuk memahami bahwa dia mungkin merasa tidak nyaman karena ada orang lain yang bermain dengan mainannya, jadi bersikaplah simpatik. Dan bersikaplah antusias saat anak memberikan mainan kepada seseorang atau mau bergiliran bermain dengan skuter miliknya. Anak Anda mungkin lebih peduli untuk mendapatkan pujian dari Anda daripada mainannya.

PERILAKU TERBAIK

Berkata Tolong dan Terima Kasih

Menggunakan “kata-kata ajaib” mungkin tampak seperti rutinitas menyenangkan bagi si kecil, tapi sopan santun bisa menyenangkan orang lain.

Cara membantunya Jadilah contoh. “Anak-anak suka meniru Mama dan Papa,” kata Roberta Golinkoff, PhD, guru besar School of Education di University of Delaware, Newark. Tapi dia akan belajar menggunakan kata tolong dan terima kasih dalam setiap percakapan sehari-hari bahkan deengan lebih cepat saat Anda memujinya dan cepat menanggapi permintaan dan respons sopannya. Jika dia lupa, ingatkan dia sedikit.

PERILAKU TERBAIK

Jangan Menginterupsi

Anda sedang berbicara di telepon dengan seorang teman dan merasakan hentakan keras di tangan satunya lagi yang membuat Anda yakin Anda pasti baru saja ditarik oleh King Kong. Seperti Anda tahu, saat anak menginginkan perhatian, dia sering memaksa untuk mendapatkannya sekarang juga. Namun anak Anda sudah cukup besar untuk bersikap sabar dan membuat dirinya sibuk sebentar, serta sah-sah saja membuatnya menunggu.

Cara membantunya Jelaskan bahwa Anda sedang berbicara dengan orang lain, memotong pembicaraan tidak baik dilakukan kecuali sangat penting (ada orang yang terluka atau dia harus segera buang air). Untuk gangguan lain yang tidak terlalu penting, katakan dengan tegas kepadanya, “Mama sedang bicara di telepon. Bermainlah dengan balokmu sampai Mama selesai bicara dan Mama akan segera kesana.” Lalu setelah Anda selesai menelepon, berterimakasihlah kepadanya karena sudah bersikap sabar dan berikan dia perhatian penuhh yang tidak terbagi.

PERILAKU TERBAIK

Menyapa dengan Manis

Anak-anak  sering tidak mau memandang mata orang asing namun menyapa dan mengucapkan selamat jalan—serta menjawab pertanyaan sederhana—adalah keluwesan sosial yang penting.

Cara membantunya Daripada hanya membujuk anak melontarkan sapaan sekedarnya, tantang juga dia untuk menceritakan kepada Anda hal detil tentang seseorang, saran Judi Vankevich, penghibur anak dan artis rekaman yang lebih dikenal sebagai Judi The Manners Lady. Anda bisa berkata, “Coba lihat apa warna mata Bu Johnson?” Ini akan membantunya belajar memandang langsung ke mata.

Begitu anak sudah menguasai “halo” yang benar, beralihlah ke menjabat tangan. Mulailah dengan mengajarkan perbedaan antara gaya bersalaman seperti “ikan mati” dengan gaya salaman yang kokoh dan bersahabat, kata Vankevich. Lalu latihlah perkenalan di rumah—mungkin dengan berpura-pura menjadi karakter teman yang berbeda-beda.

PERILAKU TERBAIK

Makan di Meja Makan

Tetap diam di kursinya selama lebih dari beberapa menit (terutama saat tidak ada televisi atau mainan) bisa menjadi hal sulit bagi anak manapun. Namun kebanyakan anak berusia 3 tahun sudah harus bisa duduk di meja sekitar 15 menit, kata Dr. Stoner. Jika ini terlihat seperti suatu tantangan, targetkan selama 10 menit dan usahakan berhasil. Penting bagi anak untuk menyadari bahwa saat makan malam adalah waktu untuk keluarga.

Cara membantunya Atur rutinitas yang konsisten untuk mengurangi distraksi dan konflik. Beberapa tip : Hindari jus atau makanan ringan tepat sebelum waktu makan untuk memastikan anak merasa lapar; bersikeraslah bahwa makanan harus disantap di meja makan; biarkan dia membantu Anda mengatur meja setiap malam, dan pertimbangkan untuk memberikannya stiker sebagai penghargaan saat dia bisa melakukannya dengan baik. Waktu makan keluarga juga berarti merupakan kesempatan untuk mencontohkan tata krama di meja makan, tambah Dr. Stoner. Jauhkan ponsel Anda dari meja makan. Letakkan serbet makan di pangkuan Anda dan kunyah makanan dengan mulut tertutup. Mungkin akan butuh sedikit untuk mengubah kebiasaan lama, tapi bayangkan waktu makan yang beradab di masa depan Anda nantinya. (PI)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Jadwal

Tidak ada jadwal

Polls

Perkembangan anak-anak saya....